Rabu, 08 Juni 2011

Senja Abadi


Senja Abadi
(Didedikasikan kepada Alm. F. X. Agus Purwanto)


Telah kau temui senja terakhir di ujung jalan ini
Ketika waktu menutup tirai hari
dan detik pun tak lagi berdetak

Tak terbendung lagi pedih ini
Hingga hujan tangis pun membasahi tanah hati yang merapuh

Udara kini telah memudar dalam kelam
Langit pun tak lagi berwarna
Dan Kota ini menjadi tak bernyawa

Meski kerapuhan goyahkan jiwa yang bersedih
Tetapi kami ada di sini untuk sebuah nama
Untuk engkau yang kami namai Sahabat

Hanya lantunan doa
Mengiringi ziarahmu menuju kedamaian
Hingga saat nanti, waktu kan menyatukan kita dalam keabadian
Tuk bersama lagi mewarnai pelangi yang memudar
di Senja yang Abadi


Yogyakarta, 08 Juni 2011
Oleh: Ronald Meharangga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar